Bandar Casino Online - Nikmatnya Selangkangan Ibu Tiri dan Adik Tiri
Bandar Casino Online - Nikmatnya Selangkangan Ibu Tiri dan Adik Tiri - Saat ini hidupku sungguh bahagia dengan hadirnya Mama dan adik tiri aku
yang masih kelas 1 SMP yang memberi kepuasan sex hampir setiap malam.
karena baik Ayah dan Ibu tiriku sangat puas melihat aku dan adik tiri
bisa rukun tidur dalam satu kamar. Setiap pagi mereka melihat aku dengan
senang hati mengantarkannya untuk sekolah, sebelum aku sendiri sekolah
ke SMA tempat aku saat ini berada.
Bandar Casino Terbaik - Tapi memang mereka berdua tidak mengira bahwa kami berdua setiap
malam selalu menikmati sex yang luar biasa sampai adik tiriku yang masih
duduk di kelas 1 SMP sudah bisa merasakan orgasme, itu karena
kepandaianku untuk mengajaknya menikmati sex yang benar-benar luar
biasa, aku lihat dia benar-benar sangat sayang sama aku dan takut kalau
teman cewek di sekolah ada yang mendekati.
Sering dia tanya
masalah itu, kalau aku pikir-pikir adik tiri aku terlalu cemburu karena
bagi aku dia itu sangat cantik dan badannya sangat aduhai, banyak sih
temen aku yang tanya tapi aku bilang dia sudah punya pacar.
Pagi
itu Ibu tiriku baru pergi ke pasar dan Ayah pasti pulangnya pasti hari
sabtu dan berangkat luar kota lagi di hari senin. ketika aku baru
bersiul-siul di kamar mandi sambil membersihkan diri. dari luar mengedor
pintu ‘mas….mas buka pintunya aku mau mandi, sudah siang nanti aku
terlambat ke sekolah’ aku buka pintu dan membiarkannya untuk masuk dan
dia segera melepas semua baju, BH dan celana dalamnya, melihat bentuk
tubuh adik tiri yang tinggi dan aduhai itu senjata aku tanpa sadar
bangun dan dengan sengaja aku sentuhkan ke pantat adik tiri, dia
langsung berbalik dan mencium aku dan langsung jadi kami saling melumat
dan meremas dan dengan nafsu yang semakin meningkat aku dudukkan dia di
pinggir tempat air.
Sambil melumat bibirnya yang sexy aku masukkan
adik kecilku yang sudah semakin menegang dan langsung nyoooooooos
hangat yang aku rasa dan aku mulai mengerakkan pinggul maju mundur untuk
menikmati memek adik tiri yang masih ranum. dia merangkulkan kedua
tangannya di leherku sambil menikmati hentakkan senjataku sambil
sesekali merintih ough……..ough…….sambil mencium beberapa bagian sensitif
di sekitar leher dan telingaku. terasa bibirnya semakin panas aku
rasakan aku masih gesit mengerakkan pinggul maju mundur dan aku lihat
kontolku keluar masuk kedalam memek adik tiri dengan cepat sesekali aku
dengar rintihan adik tiri semakin keras ahhh..ahh…ough…ough…..!
aku turunkan tubuh adik tiri dari bibir tempat air mandi dan menyuruh
dia untuk menungging dan mulai memasukkan lagi senjataku ke dalam memek
adik tiri yang mulai panas. ketika aku berbisik pada dia apa sudah hot
dia menganggukkan kepala dan aku mulai kencang meremas kedua payudaranya
yang masih kecil dari belakang tubuhnya yang menungging dan mulai
mempercepat gerakan pinggul maju mundur ough……..ough……ah…..memeknya
bergetar hebat dretttttttttt dreeet getar klitoris sangat terasa di
kontolku… oh enak banget batinku.
Kontolku seperti mendapat
pijatan-pijatan memutar yang nyaman dan aku semakin tak tahan merasakan
sensasinya maka senjata aku cabut dan croooooot….croooooot….crottttt oh
ah…….aku merintih keenakan sambil masih menyentuhkan penisku di pantat
adik tiriku yang masih panas.
Akhirnya kami saling berangkulan dan
mengulum. aku mengeringkan tubuh dan keluar meninggalkan adik tiriku
yang masih dalam kamar mandi, benar-benar hari-hariku kala itu sangat
menyenangkan.
Tapi sayang ketika aku kelas 3 SMA dan adik tiri aku
sudah kelas 2 SMP petaka keluarga kami datang, Ayah meninggal dunia
karena tabrakan dengan Bus mobilnya dan kami semua sangat terpukul
karena peristiwa itu karena selama ini hidup kami yang menanggung adalah
Ayah.
Beberapa hari kami masih bisa hidup dan suatu hari kami berdua di panggil ibu di ruang keluarga untuk ngobrol
‘Begini anak-anak, karena dulu hanya Ayah kamu yang memberi penghidupan
pada kita, jadi……….sekarang kita tak punya lagi uang untuk hidup………’
kata Ibu tiri,
kami bertiga diam semua dan mulai berpikir, aku perhatikan adik tiri
wajahnya melihat ke arahku seperti bertanya, lalu aku berkata
‘Ibu gimana kalau kita membuat bronies, aku dan adik yang memasarkannya’,
Ibu tiri menimpali ucapanku ‘Memangnya kamu tak malu untuk berjualan’,
aku melihat adik tiri menganggukkan wajahnya tanda setuju dengan ideku dan aku meneruskan ucapanku
‘Ibu kami berdua pasti tak malu dan aku sudah berpikir nanti setiap kami
berangkat sekolah akan lebih pagi karena menitipkan dulu roti bronies
ke warung-warung kecil yang kita lalui’
Dan begitulah selanjutnya
aku, adik tiri dan Ibu tiri aku kerja keras untuk menyambung hidup
dengan menjual roti bronies di warung kecil yang kami lalui setiap pagi
dan waktu sore, aku dan adik tiri mengambilnya dengan uang hasil
penjualan kami, ternyata hasilnya sangat lumayan dan malah lebih banyak
dari penghasilan Ayah dulu.
Suatu malam aku dan adik tiri di
panggil Ibu tiri untuk di ajak ngobrol lagi. ‘Kamu berdua sudah tahu
bahwa dulu, Ibu hanya di beri uang Ayah setiap hari sabtu untuk
keperluan hidup kita, jadi sekarang yang megang uangnya kamu saja karena
memang Ibu tak pintar untuk pegang uang’.
kami berdua cuma saling
melihat dan akhirnya dengan kode adik tiri aku menyuruh aku mengiyakan
saja dan dari saat itu, aku mulai memegang keuangan keluarga dan sungguh
tak pernah kami bayangkan bahwa penghasilan kami sangat besar dan
setiap hari uang yang kami dapatkan sangat banyak sampai kita bisa
membangun rumah dan beli kendaraan dan masih banyak alat-alat yang kita
beli saat itu.
Adik tiri dan Ibu tiri sangat meyayangi aku karena
kemampuan aku mengelola keuangan yang baik dan suatu hari aku sangat
terkejut dengan apa yang adik tiri bicarakan ketika kita mau tidur
memang kita sudah persis sama seperti suami istri.
‘Kak tadi waktu
aku membantu ibu memasak dan melihat kakak yang kerja di belakang
membuat adonan roti dia bilang sama aku’ cerita adik tiri, ‘Ibu
sebenarnya kesepian dan ingin cari suami, tapi kalau melihat kerja keras
anak tiri ibu seperti itu jadi tak tega dan aku bilang sama Ibu,
seandainya kakak mau melayani Ibu, apakah Ibu mau ?’ ah ngacau kamu kata
Ibu tapi kalau aku lihat Ibu mau dan kelihatan pipinya memerah’ cerita
adik tiriku.
sambil tertawa aku menyahut ‘Kamu yang ngacau…….’,
‘Nggak kok kak aku tahu diri dan sangat bisa menerima kalau seandainya
kamu mau dengan Ibu kan kita bisa bermain bersama’ kata adik tiri sambil
menggoda aku.
tapi di hari berikutnya ternyata aku tak mungkin bisa membayangkan adik
tiriku punya rencana untuk memberi peluang ke Ibu tiri dan aku untuk
satu kamar karena dia mengajak Ibu tiri mengobrol sampai larut dalam
kamar kami.
Ketika aku tertidur dan Ibu tiri tertidur karena lelah
bekerja seharian. adik tiriku mengunci pintu kamar dari luar dan ketika
aku terbangun aku kaget karena hanya berduaan dengan ibu tiri dan aku
lihat ibu tiri juga terbangun dan langsung menuju pintu untuk membuka
tapi tak bisa. kami jadi tersenyum karena tahu rencana adik tiriku, tapi
dari senyuman itu aku melihat ke anehan di wajah Ibu tiriku, sepertinya
dia kangen sesuatu dan sedikit menantang dengan sedikit dorongan nafsu
aku berjalan ke arah Ibu tiri dan tanpa ada komando Ibu tiri langsung
menerima rengkuhanku dan kami mulai melumat bibir……meraba menekan dan
berguling-guling di atas kasur dan tahu-tahu kami sudah telanjang bulat
sambil mulut aku melumat klitoris Ibu tiri yang sudah semakin menonjol
keluar.
Ibu tiriku dengan nafsu yang membara mulai melumat kontol
aku ough….ah….. aku merintih keenakan karena memang Ibu tiri lebih
berpengalaman dari pada adik tiri aku yang masih kecil, malam itu aku
benar-benar di service ibu tiri sampai tersenggal-senggal kontol aku di
lumat sampai habis dan kadang kadang di bengkongkan dengan ditekankan
pada dinding pipinya dan di pantulkan, aku cuma hanya bisa mengerang
keenakan ough….ough…….ough..
Ketika senjata aku mau aku
masukkan……. Ibu tiri dengan nafsu yang membara menidurkan aku di kasur
dan mulai mengangkang di atas tubuhku dan
bluuuuuuuuuuuuus……..ouhhhh……penisku masuk menyeruak ke dalam memeknya
yang panas karena nafsu. ia mulai mengoyangkan pinggul menservice
senjata aku dengan goyangan-goyangan erotis aku hanya bisa merintih
keenakan.
goyangan Ibu tiri yang menggetarkan nafsu aku yang
semakin memuncak, semakin liar dan tak beraturan mengosokkan memeknya di
kontolku…. ough……..ough……erang Ibu tiri sambil mengerakkan pinggulnya
ough………ough……..beberapa kali Ibu tiri mengerang nikmat sambil aku
rasakan getaran-getaran hebat memijat di pangkal senjata aku…..ough
Nikmat
sekali batinku dalam hati karena tak tahan lihat sensasi Ibu tiri aku
mulai ingin crot dan segera aku ingin mencabut senjata dari memek Ibu
tiri tapi Ibu tiri mencegahnya sambil mengelengkan kepala dan menyuruh
aku mengeluarkan di dalam karena dia masih memakai KB sambil memberi
tanda padaku. langsung saja dengan senang hati aku mengerakkan pinggul
dan ough……ahhhh……ahhhhhh….aku mengerang keras sambil crooooooot
crooooooot kedalam memek Ibu tiri aku muntahkan semuanya. dan masih
mengerakkan pinggul untuk menikmati sensasi dalam memek Ibu tiri yang
semakin panas ternyata menyenangkan sekali mengeluarkan di dalam memek
ibu tiri, tak seperti adik tiri yang harus aku keluarkan dulu. Malam itu
Ibu tiriku tertidur sambil memeluk tubuhku dan dia kelihatan sangat
puas sambil tersenyum.
Untuk Melihat Video Selengkapnya Klik Dibawah Ini :


Comments
Post a Comment